Tasua berasal dari bahasa arab tisah artinya sembilan, sementara asyura berasal dari asyarah artinya sepuluh. Puasa Tasua dan Asyura dikerjakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram pada Kalender Hijriyah.

Tahun ini (1440 H) puasa Tasua dan Asyura dikerjakan pada hari Rabu dan Kamis (19 dan 20 September 2018). Hukum puasa ini adalah sunnah; dianjurkan untuk dikerjakan namun tidak berdosa bagi yang tidak melakukannya.

Tentang keutamaan puasa Asyura Ibnu Abbas menyatakan: Saya tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa pada suatu hari karena ingin mengejar keutamaannya selain hari ini (Asyura) dan tidak pada suatu bulan selain bulan ini (maksudnya: bulan Ramadhan).” (HR. Al-Bukhari.)

Sejatinya puasa Asyuro telah dikerjakan oleh umat sebelumnya seperti orang Yahudi Madinah sebagaimana disaksikan oleh Rosulullah. Beliau bertanya: Puasa apa ini?” Mereka menjawab: Sebuah hari yang baik, ini adalah hari dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mereka, maka Musa berpuasa pada hari itu sebagai wujud syukur. Maka beliau bersabda: Aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian (Yahudi), maka kami akan berpuasa pada hari itu sebagai bentuk pengagungan kami terhadap hari itu. (HR Bukhari)

Kemudian untuk membedakan dengan puasa yang dikerjakan oleh Yahudi Rosulullah saw memutuskan untuk ditambah dengan puasa di hari ke sembilan, tasua. Namun tetap dibolehkan untuk puasa asyuro saja tanpa tasua.
▪️Lafal niat puasa Tasua.
Nawaitu shauma ghadin an adi sunnatit Tas lillhi tal.
Artinya, Aku berniat puasa sunah Tasua esok hari karena Allah SWT.

▪️Lafal niat puasa Asyura
Nawaitu shauma ghadin an adi sunnatil syr lillhi tal.
Artinya, Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.

Orang yang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunah puasa Tasua atau Asyura diperbolehkan berniat sejak ia berkehendak puasa sunah. Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib (menurut madzhab Syafii). Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Related posts

Kisah Haji Ibnul Mubarok

Kisah Haji Ibnul Mubarok

Abdullah bin Al-Mubarak bin Wadhih Al-Hanzdali At-Tamimi atau lebih dikenal Ibnul Mubarok atau Abu Abdirrahman adalah seorang ulama besar dari...

Posted
Huznudzon Vs Suudzon

Huznudzon Vs Suudzon

Prasangka Buruk VS Prasangka Baik Berburuk sangka adalah satu sifat tercela di dalam ajaran agama Islam. Buruk sangka biasanya berawal dari dugaan...

Posted
Jagalah Hati

Jagalah Hati

Hati adalah raja bagi setiap manusia karena seluruh gerak pikiran, ucapan dan perilaku manusia sangat ditentukan oleh kondisi hatinya. Sebagaimana...

Posted

Leave a Reply