Pemerintah mengimbau para jamaah Umroh asal Indonesia yang hendak menjalankan ibadah ke Arab Saudi supaya waspada terhadap virus menular Corona atau yang dikenal dengan istilah Middle East Respiratory Syndrome (Mers).

 

Pemerintah Arab Saudi memang sudah gencar-gencarnya mengingatkan bahayanya virus tersebut. Pemerintah Arab pada hari ini juga sudah mengumumkan sebanyak 8 orang termasuk di antaranya 5 petugas kesehatan di Jeddah positif terjangkit MERS. Secara keseluruhan, virus yang belum ditemukan penangkalnya ini telah menelan 69 korban meninggal dan menjangkiti 194 orang. Gejala umum penyakit yang ditimbulkan virus ini adalah seperti flu pada umumnya: demam, batuk yang juga disertai dengan kesulitan bernafas. Meskipun sudah menyebabkan banyak korban tewas dan penelitian terus dilakukan terhadap fenomena penyakit ini, namun belum diketahui pasti bagaimana manusia bisa terinfeksi virus ini. Diduga, penyebarannya sama dengan corona virus lainnya, yaitu:

 

  1. Penularan langsung lewat cairan penderita yang batuk/bersin.
  2. Penularan tidak langsung melalui sentuhan benda-benda yang terkontiminasi virus.
  3. Kontak langsung dengan penderita.

 

Dengan semakin merebaknya virus Corona MERS di Arab Saudi saat ini, dan berdasarkan himbauan dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi, KJRI Jeddah turut menghimbau kepada para WNI di seluruh wilayah Kerajaan Arab Saudi maupun yang akan bepergian ke Arab Saudi baik dalam rangka umroh maupun tujuan kunjungan lainnya untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

 

  • Menjaga kesehatan dengan melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun antiseptic (anti-bacterial), dan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala demam, batuk, dan kesulitan bernafas (sesak nafas, atau nafas pendek).
  • Melindungi diri dan orang lain dari penyebaran kuman-kuman dan penyakit yang menyerupai influenza, dengan cara sebagai berikut:

 

  1. Jika timbul sakit dengan gejala penyakit seperti influenza, maka bila memungkinkan tunda bepergian.
  2. Praktekkan etika batuk dan bersin yang baik. Tutup mulut dan hidung dengan tangan untuk mengurangi penyebaran kuman. Jika menggunakan tissue, buanglah sesegera mungkin dan cuci tangan setelahnya, upayakan untuk menghindari kontak dengan orang sakit.
  3. Kenali gejala-gejala infeksi virus corona, seperti batuk, demam, hidung dan tenggorokan terasa mampat, sesak nafas, dan dalam beberapa kasus, disertai diare. Dalam kasus-kasus yang lebih serius, penderita bisa mengalami komplikasi serius seperti gejala gangguan pernapasan (pneumonia) hebat yang berujung kematian.
  4. Gunakanlah selalu masker saat berada tempat-tempat umum dan keramaian, terutama saat melaksanakan ibadah umrah.
  5. Bagi calon jamaah umroh yang telah berusia lanjut dan atau memiliki catatan penyakit kronis, serta wanita hamil dan anak-anak yang akan menjalankan ibadah umroh dalam waktu dekat, disarankan untuk menunda pelaksanaan ibadah umrohnya.

Related posts

Huznudzon Vs Suudzon

Huznudzon Vs Suudzon

Prasangka Buruk VS Prasangka Baik Berburuk sangka adalah satu sifat tercela di dalam ajaran agama Islam. Buruk sangka biasanya berawal dari dugaan...

Posted

Leave a Reply